Ambon | www.pa-ambon.go.id

 

(Kamis 23/10/2014) Drs. H. A. Tukacil, MH  (Wakil Ketua PA. Ambon) memberikan tausiah dengan tema ‘waktu’ kepada Hakim, Pejabat Struktural dan Fungsional serta Pegawai Pengadilan Agama Ambon. Tausiah yang digelar di ruang aula PA. Ambon tersebut dilaksanakan atas himbauan dari Ketua Pengadilan Agama Ambon Drs. H. Ediwarman, S.H., MHI untuk melaksanakan tausiah pada setiap hari kamis tepatnya selesai ibadah sholat ashar berjamaah.

Mengawali tausiah KPA. Ambon Drs. H. Ediwarman, S.H., MHI menyampaikan bahwa tausiah merupakan suatu ibadah yang disampaikan kepada orang lain untuk kebaikan dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketaatan kepada Allah SWT. Untuk itu beliau menghimbau agar tausiah ini harus dijadikan kegiatan rutin untuk dilaksanakan minimal seminggu sekali. karena dengan tausiah kita dapat memperbaharui iman kita dimana pada setiap waktu iman kita seperti grafik ‘bisa naik turun’, selain itu juga tausiah dapat memperkokoh tali silaturahim, mendapat tambahan ilmu agama dan dapat meningkatkan iman dan takwa kita kepada Allah SWT.

Kemudian dengan tema “waktu” Wakil Ketua PA. Ambon Drs. H. A. Tukacil, MH dalam tausiahnya menyampaikan bahwa pentingnya waktu dalam kehidupan kita sehari-hari. Kenapa Allah mengawali surat dengan kalimat sumpah? Setelah kita coba analisa/kritisi ternyata : 1. Karena betapa pentingnya waktu dan 2. Karena kebanyakan manusia tidak memanfaatkan waktu, terbuang percuma atau sia-sia.

Kemudian beliau melanjutkan apa akibatnya orang yang tidak pandai mengatur atau memanfaatkan waktu? Sudah jelas adalah penyesalan, atau mengalami kerugian/kebangrutan. Innal insanafi khusrin = sesungguhnya manusia itu dalam kerugian. Oleh karena itu Allah ingatkan dengan firmannya : Fa-iza faragta fanshab. Artinya “Maka apabila engkau telah selesai (dari sesuatu urusan), tetaplah bekerja keras (untuk urusan yang lain). (Surat Insyirah ayat 7).

Pekerjaan seperti apa yang bernilai ibadah itu? Kita semua tentu ingin kerjakan apapun supaya bernilai ibadah disisi Allah SWT. Menurut konsep Islam dimulai dengan niat yang benar.Al’amalu binniat, artinya setiap amal dinilai sesuai apa niatnya kemudian didasari dengan motivasi ikhlas kerena Allah, bukan karena sesuatu. Allah tegaskan dalam firmannya surat Al Bayyinah ayat 5. Wama umiru illa liyakbudullaha mukhlishina lahudiin.Artinya “TidaklahKu perintah kecuali untuk beribadah/beramal dengan ikhlas.

Kemudian Drs. H. A. Tukacil, MH juga menyampaikan waktu ada hubungannya dengan kita sebagai PNS? yaitu Kontrak kerja dan kontrak waktu. Kontrak kerja artinya mengerjakan sesuatu dalam jangka waktu tertentu, misalnya membuat BAS dalam waktu 3 hari sebelum sidang berikutnya. Kalau tidak selesai dalam waktu yang telah ditentukan kita harus lembur diluar jam kerja agar pekerjaan tidak menumpuk. Dan Kontrak waktu, artinya dalam jangka waktu tertentu kita harus berada dalam ruang/tempat tertentu. Contoh dari jam 08.00 – 16.30 kita harus berada di dalam kantor..

Bagaimana pembagian waktu bagi seorang PNS supaya efektif ? 1. bagi seorang PNS harus punya planning/program kerja harian dan mingguan. Atau dalam bekerja harus punya target dalam menyusun planning/program harus ada program prioritas, yang mana harus didahulukan dan yang mana harus dikemudiankan. 2. perlu adanya manajemen waktu, pengaturan waktu. Ada waktu untuk bekerja/beraktivitas, ada waktu untuk istirahat dan ada pula waktu untuk beribadah/beramal secara khusus, misalnya shalat.

Diakhir tausiahnya Drs. H. A. Tukacil, MH mengajak marilah kita miliki dan patuhi program kerja dan manajemen waktu yang kita buat. Insya Allah kita akan menjadi orang yang sukses dunia akhirat, dan terhindar dari orang-orang yang merugi, amin. (IT)