PROSEDUR PENYAMPAIAN DUGAAN PELANGGARAN ATURAN PERILAKU PEGAWAI

  1. Dugaan terjadinya pelanggaran Aturan Perilaku diperoleh dari :
    • Pengaduan tertulis
    • Hotmail Mahkamah Agung RI.
    • Temuan dari Atasan Pegawai yang diduga melakukan pelanggaran Aturan Perilaku.
  2. Setiap orang atau stakeholder Mahkamah Agung RI yang mengetahui adanya dugaan pelanggaran dan ditembuskan kepada Bagian Kepegawaian Mahkamah Agung RI;
  3. Penyampaian pengaduan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dilakukan secara tertulis  dengan menyebutkan jenis pelanggaran yang dilakukan, bukti-bukti dan identitas Pelapor;
  4. Atasaan pegawai yang menerima pengaduan dan/atau mengetahui adanya dugaan pelanggaran Aturan Perilaku wajib meneliti pengaduan tersebut dan menjaga kerahasiaan identitas Pelapor;
  5. Dalam melakukan penelitian atas pengaduan dan/atau dugaan pelanggaran Aturan Perilaku, atasan dari pegawai yang melakukan pelanggaran secara hirarki wajib meneruskan kepada Pejabat yang berwenang membentuk Majelis Aturan Perilaku;
  6. Atasan pegawai yang tidak melakukan kewajiban sebagaimana yang dimaksud ayat (3) dan ayat (4) dianggap melakukan pelanggaran Aturan Perilaku dan dikenakan sanksi moral.